Pengalaman Hidup yang Berharga

Rabu, 05 Januari 2011

Pada tahun 2009 mungkin yang saya ingat pada bulan maret"sebelum ulang tahun saya yang ke 20. Dan saya masih bekerja di Yamaha. sejak itu saya mengalami hidup yang benar - benar yang sangat berat" cobaan yang saya alami ini antara hidup dan mati. Mungkin ini terjadi karena kesalahan saya sama orang" yang telah tersakiti oleh saya'. waktu saya mengalami tubuh yang benar - benar tak berdaya lagi" badan saya terasa lemas" dan saya tidak bisa tidur. Tiap malam saya seperti orang keserupan, saya mengamuk-ngamuk yang tidak jelas. Kepala saya seperti ditusuk - tusuk, perut saya membesar. Dan saya merasa aneh dengan keadaan saya waktu itu, mengapa saya seperti ini. orang tua saya pun sedih dan menagapa bisa kaya begini. Akhirnya sama orang tua saya, saya dibawa ke Jawa, tempat kampung Nenek saya, saya dibawa ke orang pintar. Saya pergi kejawa naik kereta, dan di kereta pun saya mengalami kejadian yang aneh, saya kesurupan didalam kereta, saya mengamuk - ngamuk di dalam kereta . Mengapa ini semua terjadi pada saya. Mungkin itu hal yang tidak wajar bagi saya, setelah sesampai dijawa, saya dibawa ke orang pintar, dan disitu akhirnya penyakit saya jadi tahu, apa yang terjadi oleh saya selama ini. Ternyata ada yang tersakiti hatinya oleh saya, yaitu mantan pacar saya. Saya juga tidak tahu mengapa dia bisa berbuat seperti itu. padahal saya tidak pernah berbuat macam - macam sama dia, dan putusnya pun juga dengan cara baik - baik. Mungkin ini menjadi pengalaman yang berharga bagi saya. Untuk mencari pasangan harus hati - hati. setelah saya di obati, penyakit itu tidak bisa langsung sembuh, saya diserang terus dari berbagai cara. Mungkin semua tubuh saya tidak berdaya lagi dan tidak kuat lagi menjalani hidup ini. Mungkin hampir setengah nyawa saya melayang. hampir tidak tersadarkan diri sampai beberapa menit. saya merasa dibawa oleh sesosok orang berwajah sangat putih yang bersinar. Dia berkata wahai anak muda apakah kau percaya dengan adayna Allah yang menciptakan bumi ini. dalam hati saya, saya berkata saya sangat percaya bahwa adanya Allah. Yakinlah allah tidak akan sulit  menuju jalan suatu kenikmatan. Tiba - tiba saya disamping kanan kiri saya, mengapa orang - disebelah saya pada menagis. Akhirnya kejadian itu tidak terjadi. Dan hal saya petik dari kejadian yang saya alami. Allah tidak akan memberi kesusahan pada umatnya melebihi batasnya. Allah itu maha segalaya...."dia Maha melihat apa yang tejadi pada setiap umatnya. Ini adalah pelajaran hidup yang berharga bagi saya untuk memperbaiki diri saya. Akhirnya lambut laun penyakit itu sembuh sedikit demi sedikit. kalau kita merasa yakin sama Allah kita bakalan diberi kesembuhan. Karena Allah yang menciptakan bumi ini. Saya akan lebih berhati - hati untuk memilih pasangan. Apalagi untuk pasangan Hidup. Inilah pengalaman hidup saya yang saya ceritakan di blog saya.

1 komentar:

Ranto Eko mengatakan...

Kisahnya sama dengan adik saya suka ngamuk ga jls mlm2 bantingin gelas,robekin kertas malah ada salib dan lukisan Yesus dibanting katanya ganggu..segala pengobatan medis dan non medis sudah dicoba blm ada hasilnya..apa ada cara laen mas.trims

Poskan Komentar